Dikejar-kejar Agen Asuransi, Inilah 9 Tips Cara Menolaknya
Pernahkah Anda didatangi oleh agen asuransi?Atau saat ini malah
dikejar-kejar Agen Asuransi.Apa yang ada di benak Anda saat itu? Apakah
menurut Anda asuransi ada manfaatnya? Apa persepsi Anda tentang
asuransi?.Cukup banyak tanggapan yang muncul, ada yang berkonotasi
negatif tetapi ada juga yang positif.
Memang benar dan saya yakin
Anda telah mengatakan hal sebenarnya, Anda sering dikejar oleh
agen-agen asuransi, tapi disaat yang sama apakah bapak bapak sadar kalo
kematian juga sedang mengejar Anda?, begitu kematian mendapatkan anda
tidak akan ada lagi agen yang akan mengejar Anda, kan lebih baik saya
(Agen Asuransi) yang mendapatkan bapak terlebih dahulu sebelum kematian
yang mendapatkan Anda“
Namun Bagi Anda yang ingin Menolak Asuransi berikut ada Tips Jitu Cara Menolak Asuransi :
1) Saya tidak punya uang untuk beli asuransi
Orang yang tidak mampu membeli asuransi sebenarnya justru orang yang
lebih membutuhkan asuransi dibandingkan dengan orang yang mampu
membelinya.
Jika anda tidak dapat membayar semua tagihan saat anda
sehat dan dapat bekerja, bagaimana mungkin anda akan dapat membayarnya
saat anda sakit dan tidak memiliki penghasilan? Asuransi adalah
rekening AJAIB yang akan dapat mengurus pembayaran semua
tagihan-tagihan lainnya jika anda menderita sakit kritis, cacat tetap,
atau meninggal dunia.
Asuransi harus menjadi prioritas pertama,
setelah kebutuhan pokok terpenuhi, untuk dibayarkan didalam rencana
pengeluaran bulanan anda.
2) Saya masih punya cicilan kredit rumah
Ketika Anda memiliki kredit rumah, anda harus terus menerus membayar
sejumlah besar uang selama 10 atau 15 tahun ke depan. Anda memang dapat
memenuhi kewajiban tersebut, tapi apakah keluarga anda dapat
membayarnya jika anda meninggal dunia atau mengalami cacat tetap
sebelum cicilan kredit tersebut selesai? Marilah pastikan keluarga anda
akan tetap tinggal di rumah yang indah, rumah yang telah anda berikan
bagi mereka untuk selamanya.
3) Saya tidak butuh asuransi
Saya sangat setuju
Anda tidak membutuhkannya.Apakah menurut Anda seorang yang menjadi
cacat tetap karena suatu kejadian membutuhkan asuransi? Apakah orang
yang baru saja terkena serangan jantung & harus mengeluarkan uang
150 juta untuk biaya operasi membutuhkannya ? Apakah orang yang
meninggal dunia membutuhkannya ?
Ya !mereka membutuhkannya tetapi tidak dapat membelinya pada saat itu.
Asuransi harus dibeli justru pada saat Anda tidak
membutuhkannya.Karena pada saat Anda membutuhkannya, mungkin Anda sudah
tidak dapat membelinya lagi.itulah Asuransi. Anda hanya dapat membeli
asuransi ketika Anda sehat.Anda membeli asuransi dengan kesehatan Anda
dan membayarnya dengan uang Anda. Jika Anda tidak lolos pemeriksaan
kesehatan, maka Anda tidak akan dapat membeli asuransi walaupun Anda
memiliki uang.
Inilah saat yang tepat bagi Anda untuk membeli asuransi.
4) Saya diskusikan dulu dengan istri saya
Jika
Anda menanyakan kepada istri Anda apakah Anda perlu membeli asuransi
jiwa, maka istri Anda pasti berpikir, “Jika saya meminta suami saya
untuk membeli, mungkin suami saya akan mengira bahwa saya mengharapkan
suami meninggal agar saya menjadi seorang janda kaya“
Namun jauh
di dalam hati & pikirannya mungkin ia memikirkan apa yang akan
terjadi pada dirinya dan anak-anaknya, jika suaminya meninggal dunia.
Bagaimanapun juga Anda telah menempatkan istri Anda ke dalam keadaan
yang sulit.

Asuransi adalah hadiah yang terbaik yang Anda belikan untuk istri
Anda.Anda tidak perlu berdiskusi dengannya.Anda dapat langsung
membelinya. Setelah Anda menerima polisnya barulah Anda bawa polis
tersebut & berkatakan padanya : “Kekasihku, sepanjang masa hidupku
aku akan menjaga dan mencukupi segala kebutuhan kita, makanan, pakaian,
tempat tinggal, pendidikan anak kita. Tetapi jika suatu hari nanti
saya meninggal dunia, maka polis inilah akan menjagamu serta mencukupi
setiap kebutuhan makanan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan sama
seperti yang sekarang saya sediakan. Sebesar inilah cintaku padamu dan
pada keluarga kita“ Itulah bukti sesungguhnya dari cinta Anda. Istri
Anda akan semakin mencintai Anda.
5) Saya ingin membandingkan dengan Asuransi perusahaan lain
Ini adalah gagasan yang baik, tahukah Anda ada berapa puluh perusahaan
asuransi jiwa di Indonesia dan jika Anda tidak membuat perbandingan
dengan setiap perusahaan tersebut maka Anda tidak akan sungguh-sungguh
tahu apakah Anda telah mendapatkan yang terbaik. Betulkah demikian ?
Ada satu kelemahannya. Bagaimana jika terjadi sesuatu pada diri Anda
selama masa Anda membanding-bandingkan semua perusahaan ini ?Anda telah
yakin bahwa Anda membutuhkan perlindungan. Sementara Anda akan
melakukan perbandingan, bukankah sebaiknya Anda sudah dilindungi
terlebih dahulu ?
Jadi sementara Anda membandingkan, Anda dapat
menikmati perlindungan cuma-cuma dengan fasilitas “FREE LOOK” sehingga
selama 2 minggu setelah menerima polis, Anda dapat membuat perbandingan
dengan tenang.
6) Biarlah Tuhan yang menyediakan segalanya
Ya, Anda benar, saya sependapat dengan Anda.Dan kalau Anda sadar Tuhan
yang telah mengirim saya untuk menolong Anda dan itu sebabnya saya ada
di sini dan datang kepada Anda.
Tuhan yang memelihara kita dan
menyediakan segala kebutuhan kita.Tuhan juga telah melengkapi kita
dengan kepandaian & kebijaksanaan untuk memenuhi
kebutuhan-kebutuhan kita.Tetapi apakah Anda hanya tinggal diam di kamar
tidur sepanjang hari? Tentu tidak kan..?
7) Anda terlalu memaksa, saya tidak mau membeli dari Anda
Jika Anda tidak ingin membelinya dari saya, tidak masalah.Jika saya
terlalu mendesak Anda, saya mohon maaf. Tidaklah penting bahwa Anda
membeli asuransi ini dari saya, tetapi saya mohon setelah Anda membaca
ini, tolong segera angkat telpon Anda dan panggilah agen lain.
Saya
mohon maaf sekali lagi kalau saya telah berbuat kesalahan, kadangkala
saya tanpa sadar terlalu memaksa calon klien.Namun saya benar-benar
tulus & jujur melakukannya.
Ketika anak saya menolak minum
obat ketika dia sakit, saya akan memaksanya walaupun dia tidak suka.
Demi kebaikan dia karena saya tahu bahwa setelah makan obat dia akan
sembuh. Saya juga melakukan hal yang sama sekarang, saya memaksa Anda
demi kebaikan Anda sendiri.
Apakah Anda pernah melihat dokter yang
memaksa pasiennya untuk menjalani operasi ? Mereka percaya dan yakin
pada apa yang mereka lakukan, demikian juga saya percaya & yakin
pada apa yang saya lakukan. Saya percaya dengan tulus bahwa semua orang
memerlukan asuransi.
8) Teman saya juga agen lho, aku akan ambil dari dia
Jikalau Anda memiliki teman baik yang juga menjadi agen asuransi jiwa,
seharusnya saat ini Anda telah memiliki polis asuransi.
Ketika
ternyata Anda belum memiliki polis asuransi, maka orang tersebut
bukanlah sahabat sejati Anda, tetapi sayalah teman Anda.
Yang namanya temen sejati adalah orang yang bisa bantu kita pada saat
kita kesusahan. Kalo kita masuk rumah sakit, biasanya teman kita bawa
buah, agen asuransi bawa duit. Saya ingin menjadi teman yang memaksa
Anda untuk menandatangani surat pengajuan polis saat ini yang akan
memberikan jaminan keamanan bagi keluarga Anda.
9) Asuransi bertentangan dengan agama saya
Sahabat netter, berapakah uang yang biasa Anda gunakan untuk kebutuhan makanan sehari-hari keluarga Anda ?
Jika Rp 50 ribu per hari atau setahunnya setara dengan Rp 50 ribu x
365 hari = Rp 18,5 juta rupiah. Dengan demikian, jika Anda membeli
program asuransi senilai 200 juta rupiah, maka ini akan menyediakan
cukup untuk makan keluarga Anda selama 10 tahun mendatang.
Apakah
Tuhan akan menghukum Anda karena Anda telah menyediakan makanan untuk
keluarga Anda jika Anda meninggal dunia atau cacat tetap ?Tidak ada
agama yang menyatakan bahwa membeli asuransi jiwa itu bertentangan
dengan agama.
Menurut agama Islam, dosa hukumnya jika Anda
tidak menyediakan kebutuhan keluarga Anda walaupun Anda sedang tidak
berada di sekitar mereka.
Ada seseorang sahabat yang mengatakan bahwa asuransi bertentangan dengan agamanya dan ia tidak ingin membeli polis apapun.
Ia menjalankan sebuah usaha. Setiap kali saya melakukan perjalanan ke
luar kota, saya akan mampir ke rumah makan tersebut untuk minum teh dan
makan, semabari beristirahat.
Suatu hari ketika saya mampir ke
sana, saya melihatnya berjalan pincang saat melayani saya. Saya
menanyakan apa yang terjadi. ia berkata bahwa baru 3 bulan sebelumnya
ia menjalani operasi by pass jantung. saya menasihati dia agar
beristirahat, namun ia mengatakan bahwa ia harus membuka usahanya selama
24 jam sehari untuk membayar hutang-hutangnya. ia terpaksa harus
meminjam uang sebesar 150 juta rupiah kepada sanak saudaranya untuk
biaya operasi tersebut.
Saya menanyakan di mana istrinya berada?Ia
mengatakan bahwa istrinya sedang berjualan makanan di kantin sekolah
agar mendapatkan uang tambahan untuk membayar pinjamannya.
Ia berkata bahwa
ia
menyesali keputusannya untuk tidak mengikuti program asuransi yang
saya tawarkan pada saat sebelum semua hal tersebut terjadi.
Jika
ia membeli program asuransi tersebut ia tidak perlu membuka rumah
makannya selama 24 jam dan menderita untuk melunasi hutangnya.
Ia mengatakan lagi bahwa Ia juga tidak berani membayangkan apa yang
akan terjadi dengan keluarganya jika ia meninggal dalam operasi.
bagaimana cara keluarganya harus melunasi hutang-hutangnya. Orang
inilah yang mengatakan kepada saya bahwa ia tidak tertarik untuk
membeli asuransi, hanya karena hal itu bertentangan dengan agamanya.

Ia berkata “Saya telah menerima informasi yang salah yang mengatakan
bahwa asuransi jiwa bertentangan dengan agama saya. sekarang saya
merasa bahwa justru dengan saya tidak membeli asuransi jiwa itulah
bertentangan dengan agama saya, karena saya telah membuat keluarga saya
menderita dan membuat istri saya terpaksa harus mengemis pada
keluarganya untuk membiayai operasi saya. saya telah membuat dia
susah”.
Jadi apapun alasan Anda …. Memiliki sebuah Polis Asuransi adalah Pilihan Cerdas.
Inilah diantara alasan mereka menolak asuransi berikut jawabannya
1. Saya tidak punya uang untuk beli asuransi
Jika anda tidak mampu membayar semua tagihan saat anda sehat dan dapat
bekerja, bagaimana mungkin anda dapat membayarnya saat anda sakit?
Asuransi adalah rekening AJAIB yang akan mengurus pembayaran semua
tagihan dan kebutuhan keluarga jika anda menderita sakti kritis, cacat
tetap, atau meninggal dunia.
Asuransi harus menjadi prioritas pertama.
2. Saya masih punya cicilan kridit rumah/kendaraan
Ketika anda memiliki kridit rumah/kendaraan, anda harus terus menerus
membayar sejumlah besar uang selama 10-15 th ke depan. Anda memang
dapat membayarnya ketika anda masih hidup atau sehat.Tapi apakah
keluarga anda bisa membayarnya ketika anda meninggal dunia atau
mengalami cacat total? Marilah pastikan keluarga anda akan tetap
tinggal di rumah yang indah, rumah yang telah anda berikan bagi mereka
untuk selamanya.
3. Saya tidak butuh asuransi
Apakah menurut anda
seorang yang menjadi cacat tetap karena suatu kejadian membutuhkan
asuransi? Apakah orang yang terkena serangan jantung dan harus
mengeluarkan uang 150 juta untuk biaya operasi membutuhkannya?Apakah
orang yang meninggal membutuhkannya?
Ya !mereka membutuhkannya
tetapi tidak dapat membelinya pada saat itu. Asuransi harus dibeli pada
saat anda tidak membutuhkannya.Karena anda hanya bisa membeli pada
saat anda sehat. Jika anda tidak lolos kesehatan, maka anda tidak akan
dapat membeli asuransi walaupun anda memiliki uang.
4. Saya diskusikan dulu dengan istri saya
Asuransi adalah hadiah yang terbaik yang anda berikan untuk istri anda.
Anda tidak perlu mendiskusikan dengannya.Anda dapat langsung
membelinya. Setelah anda menerima polis barulah anda katakan pada istri
: “ kekasihku, sepanjang masa hidupku aku akan menjaga dan mencukupi
segala kebutuhan keluarga, makanan, pakaian, tempat tinggal, dan
pendidikan anak. Tapi jika suatu hari nanti saya meninggal maka polis
ini akan mencukupi kebutuhan keluarga kita. Sebesar inilah cintaku
padamu dan pada keluarga” itulah bukti cin ta anda. Istri anda akan
semakin mencintai anda.
5. Saya akan membandingkan dengan asuransi lain
Ini adalah gagasan yang baik. Tapi tahukah anda berapa puluh perusahan asuransi?
Jika terjadi sesuatu selama masa anda membanding-bandingkan semua
perusahaan?Bukankah sebaiknya anda sudah dilindungi terlebih dulu?
6. Biarlah Allah yang menyediakan semua
Ya..anda benar.Allah telah memelihara dan menyediakan segala kebutuhan manusia.
Tapi apakah anda hanya tinggal diam di kamar sepajang hari? Tentu tidak kan?
Anda perlu bekerja dan merencanakan keuangan anda.
7. Anda terlalu memaksa saya tidak mau membeli
Ketika anak saya sakit saya akan memaksanya minum obat walaupun dia tidak suka.
Demi kebaikan dia karena saya tahu setelah minum obat insyaAllah akan sembuh.
Saya melakukan hal yang sama kepada anda demi kebaikan masa depan anda dan
keluarga anda. Saya percaya bahwa semua orang butuh asuransi.
8. Teman saya juga agen asuransi
Jika anda memiliki teman yang baik seharusnya anda sudah punya polis. Yang
namanya teman sejati adalah yang bisa bantu anda pada saat dalam kesusahan.
Kalau anda masuk rumah sakit. Biasanya teman anda akan membawakan
buah-buahan sedangkan saya membawa uang.
9. Saya punya uang banyak. Keluarga saya mampu kok.Gak perlu khawatirjika saya meninggal.
Apakah anda bisa menjamin 100 % bahwa harta anda dan keluarga anda
akanaman dari kehancuran, kehilangan, kebangkrutan usaha?Tidak ada yang
berani mengatakan pasti.Jika anda punya tabungan, sampai kapan
keluarga anda bisa bertahan memanfaatkannya? Kalau keluarga anda mampu,
apakah ketika anda
meninggal mereka akan menanggung kebutuhan keluarga anda selamanya?
10. Asuransi bertentangan dengan agama
Apakah Allah akan menghukum anda karena telah menyediakan makanan untuk
keluarga anda jika anda meninggal atau cacat tetap? Bahkan dosa hukumnya jika anda tidak menyediakan kebutuhan keluarga anda.
bagaimana setelah anda mengetahui manfaat asuransi dan jawaban atas
penolaka mereka? masih ada keragua-raguan untuk tidak bergabung?
mudah-mudahan Allah memberi jalan kepada kita untuk memutuskan keputusan yang lebih baik dan bijak.
Asuransi???Hmmm...ntar dulu deh..... Itu mungkin komentar kita jika ada
agen asuransi yang menawarkan
produk-produk asuransi kepada kita. Ada banyak hal yang membuat kita ( masyarakat )
takut untuk membeli produk-produk asuransi. Pada posting kali ini saya coba mengulas beberapa hal yang membuat masyarakat
takut membeli produk asuransi.
1. Belum merasa butuh asuransi.
Pada poin ini, banyak orang yang merasa dirinya tidak membutuhkan perlindungan, kebanyakan alasan mereka adalah :
- Masih muda, maka mereka merasa masih bisa hidup
lama. Sehingga mereka menolak untuk membeli polis asuransi jiwa
misalnya. Untuk masyarakat golongan ini, mereka mungkin tidak
sadar bahwa kematian bisa terjadi sewaktu-waktu.
- Belum punya uang, mereka keberatan dengan beban premi yang wajib dibayarkan jika memiliki polis asuransi.
- Masih sehat, mereka berpikiran bahwa memiliki polis asuransi jika mereka sudah sakit-sakitan, sehingga bermanfaat bagi mereka.
- Belum memikirkan masalah warisan. Persepsi
masyarakat akan warisan adalah sejumlah aset yang akan diberikan
kepada keturunannya ketika nanti mereka meninggal. Biasanya berupa
tanah atau rumah.
2. Ketidakpercayaan dengan perusahaan pengelola asuransi.
Banyak kejadian buruk yang dialami oleh masyarakat yang telah memiliki
polis asuransi, sehingga berdampak pada masyarakat lain. Misalnya:
- Perusahaan asuransinya dilikuidasi / bangkrut.
- Uang premi dibawa kabur oleh agen.
- Claim yang lama turunnya atau malah tidak turun sama sekali.
- Ada yang mau menambahkan??
3. Kesadaran akan pentingnya perlindungan.
Poin
ini mungkin berhubungan dengan poin pertama diatas. Kesadaran akan
pentingnya perlindungan akan yang dimiliki seseorang belumlah merata.
Banyak orang diluar sana yang merasa bahwa membeli produk asuransi
seperti dirampok, karena beranggapan uang mereka akan hilang.
Mungkin masih ada lagi ketakutan lain yang belum saya tulis. Diantara
anda mungkin ingin menambahkan pengalaman anda tentang asuransi baik
jika dibagikan kepada saya dan pembaca lain.
Yah... semua
kembali pada pendapat anda tentang asuransi.Mau mengatakan asuransi itu
penting, silahkan.ma menolak juga silahkan. Tetapi mungkin yang
sebaiknya kita lakukan adalah tetap menyikapi dengan positif ketika ada
agen asuransi yang menawarkan produknya.Pelajari dengan seksama siapa
tahu ada produk yang menguntungkan bagi kita.