Selasa, 22 Oktober 2013

TANYA JAWAB SEPUTAR DBS TIPS

FAQ

Tanya: Bagaimana cara menjadi Peserta Program BLife Syariah Amanah Investa?
Jawab:
  1. Lakukan registrasi user melalui www.dbstips.com
  2. Login dengan menggunakan Nomor ID DBS anda sebagai userid, dan passwordnya adalah sebagaimana yang anda masukkan pada saat registrasi user.
  3. Lakukan Pembelian Produk dengan memilih icon Pembelian Produk, dan ikuti langkah demi langkah pengisian data anda.
  4. Selanjutnya anda akan mendapatkan pemberitahuan melalui sms/email, juga nomor rekening virtual milik anda.
  5. Lakukan pembayaran ke rekening dimaksud melalui teller cabang Bank BNI (Konvensional atau Syariah), atau melalui ATM BNI, atau ATM Bersama , atau melalui - Internet Banking BNI atau Internet Banking Bank Lain, atau Mellaui sms/mobile Banking
  6. Paling lambat dalam 24 jam Anda akan mendapat pemberitahuan bahwa polis anda sudah aktif.
Tanya: Apakah Syarat-syarat menjadi Peserta Program BLife Syariah Amanah Investa?
Jawab:
  1. Sudah menjadi Member DBS
  2. Berusia 6 s.d. 60 tahun
  3. Kondisi kesehatan memenuhi syarat
  4. Membayar Kontribusi
Tanya: Kapan Polis saya akan aktif?
Jawab: Polis anda akan aktif jika kondisi anda layak diasuransikan dan Kontribusi sudah dibayar.
Tanya: Berapakah Kontribusi Asuransi yang harus saya bayar?
Jawab: Rp. 300,000.- dibayar setiap bulan atau Rp. 5,000,000.- dibayar setiap tahun
Tanya: Berapa lamakah saya harus membayar Kontribusi Asuransi?
Jawab: Kontribusi dibayar selama 5 (lima) tahun saja
Tanya: Berapa besarnya Uang Asuransi / Uang Santunan yang dapat saya pilih?
Jawab: Besarnya Uang Asuransi yang dapat dipilih tergantung pada pilihan kontribusi dan usia anda
Tanya: Apakah pengaruhnya jika saya terlambat membayar Kontribusi?
Jawab: Jika Kontribusi anda 300,000.- per bulan dan terlambat membayar lebih dari 42 hari atau Kontribusi anda 5,000,000.- per tahun dan terlambat membayar lebih dari 60 hari maka anda tidak berhak atas Dana Santunan jika meninggal dunia.
Tanya: Apakah maksud dari Cooling off Period?
Jawab: Colling off Period adalah waktu selama 15 hari yang diberikan kepada Peserta untuk melakukan pembatalan kepesertaan.
Tanya: Kenapa kepesertaan saya ditolak?
Jawab:
  1. Usia diluar rentang ketentuan
  2. Terlalu kurus atau terlalu gemuk
  3. Kondisi kesehatan tidak memenuhi ketentuan
  4. Sedang hamil tua

TENTANG ASURANSI

Dikejar-kejar Agen Asuransi, Inilah 9 Tips Cara Menolaknya
Pernahkah Anda didatangi oleh agen asuransi?Atau saat ini malah dikejar-kejar Agen Asuransi.Apa yang ada di benak Anda saat itu? Apakah menurut Anda asuransi ada manfaatnya? Apa persepsi Anda tentang asuransi?.Cukup banyak tanggapan yang muncul, ada yang berkonotasi negatif tetapi ada juga yang positif.
Memang benar dan saya yakin Anda telah mengatakan hal sebenarnya, Anda sering dikejar oleh agen-agen asuransi, tapi disaat yang sama apakah bapak bapak sadar kalo kematian juga sedang mengejar Anda?, begitu kematian mendapatkan anda tidak akan ada lagi agen yang akan mengejar Anda, kan lebih baik saya (Agen Asuransi) yang mendapatkan bapak terlebih dahulu sebelum kematian yang mendapatkan Anda“
Namun Bagi Anda yang ingin Menolak Asuransi berikut ada Tips Jitu Cara Menolak Asuransi :
Giant
1) Saya tidak punya uang untuk beli asuransi
Orang yang tidak mampu membeli asuransi sebenarnya justru orang yang lebih membutuhkan asuransi dibandingkan dengan orang yang mampu membelinya.
Jika anda tidak dapat membayar semua tagihan saat anda sehat dan dapat bekerja, bagaimana mungkin anda akan dapat membayarnya saat anda sakit dan tidak memiliki penghasilan? Asuransi adalah rekening AJAIB yang akan dapat mengurus pembayaran semua tagihan-tagihan lainnya jika anda menderita sakit kritis, cacat tetap, atau meninggal dunia.
Asuransi harus menjadi prioritas pertama, setelah kebutuhan pokok terpenuhi, untuk dibayarkan didalam rencana pengeluaran bulanan anda.

2) Saya masih punya cicilan kredit rumah
Ketika Anda memiliki kredit rumah, anda harus terus menerus membayar sejumlah besar uang selama 10 atau 15 tahun ke depan. Anda memang dapat memenuhi kewajiban tersebut, tapi apakah keluarga anda dapat membayarnya jika anda meninggal dunia atau mengalami cacat tetap sebelum cicilan kredit tersebut selesai? Marilah pastikan keluarga anda akan tetap tinggal di rumah yang indah, rumah yang telah anda berikan bagi mereka untuk selamanya.
3) Saya tidak butuh asuransi
Saya sangat setuju Anda tidak membutuhkannya.Apakah menurut Anda seorang yang menjadi cacat tetap karena suatu kejadian membutuhkan asuransi? Apakah orang yang baru saja terkena serangan jantung & harus mengeluarkan uang 150 juta untuk biaya operasi membutuhkannya ? Apakah orang yang meninggal dunia membutuhkannya ?
Ya !mereka membutuhkannya tetapi tidak dapat membelinya pada saat itu.
Asuransi harus dibeli justru pada saat Anda tidak membutuhkannya.Karena pada saat Anda membutuhkannya, mungkin Anda sudah tidak dapat membelinya lagi.itulah Asuransi. Anda hanya dapat membeli asuransi ketika Anda sehat.Anda membeli asuransi dengan kesehatan Anda dan membayarnya dengan uang Anda. Jika Anda tidak lolos pemeriksaan kesehatan, maka Anda tidak akan dapat membeli asuransi walaupun Anda memiliki uang.
Inilah saat yang tepat bagi Anda untuk membeli asuransi.
4) Saya diskusikan dulu dengan istri saya
Jika Anda menanyakan kepada istri Anda apakah Anda perlu membeli asuransi jiwa, maka istri Anda pasti berpikir,  “Jika saya meminta suami saya untuk membeli, mungkin suami saya akan mengira bahwa saya mengharapkan suami meninggal agar saya menjadi seorang janda kaya“
Namun jauh di dalam hati & pikirannya mungkin ia memikirkan apa yang akan terjadi pada dirinya dan anak-anaknya, jika suaminya meninggal dunia. Bagaimanapun juga Anda telah menempatkan istri Anda ke dalam keadaan yang sulit.
Muslim Couple
Asuransi adalah hadiah yang terbaik yang Anda belikan untuk istri Anda.Anda tidak perlu berdiskusi dengannya.Anda dapat langsung membelinya. Setelah Anda menerima polisnya barulah Anda bawa polis tersebut & berkatakan padanya : “Kekasihku, sepanjang masa hidupku aku akan menjaga dan mencukupi segala kebutuhan kita, makanan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan anak kita. Tetapi jika suatu hari nanti saya meninggal dunia, maka polis inilah akan menjagamu serta mencukupi setiap kebutuhan makanan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan sama seperti yang sekarang saya sediakan. Sebesar inilah cintaku padamu dan pada keluarga kita“  Itulah bukti sesungguhnya dari cinta Anda. Istri Anda akan semakin mencintai Anda.
5) Saya ingin membandingkan dengan Asuransi perusahaan lain
Ini adalah gagasan yang baik, tahukah Anda ada berapa puluh perusahaan asuransi jiwa di Indonesia dan jika Anda tidak membuat perbandingan dengan setiap perusahaan tersebut maka Anda tidak akan sungguh-sungguh tahu apakah Anda telah mendapatkan yang terbaik. Betulkah demikian ?
Ada satu kelemahannya. Bagaimana jika terjadi sesuatu pada diri Anda selama masa Anda membanding-bandingkan semua perusahaan ini ?Anda telah yakin bahwa Anda membutuhkan perlindungan. Sementara Anda akan melakukan perbandingan, bukankah sebaiknya Anda sudah dilindungi terlebih dahulu ?
Jadi sementara Anda membandingkan, Anda dapat menikmati perlindungan cuma-cuma dengan fasilitas “FREE LOOK” sehingga selama 2 minggu setelah menerima polis, Anda dapat membuat perbandingan dengan tenang.
6) Biarlah Tuhan yang menyediakan segalanya
Ya, Anda benar, saya sependapat dengan Anda.Dan kalau Anda sadar Tuhan yang telah mengirim saya untuk menolong Anda dan itu sebabnya saya ada di sini dan datang kepada Anda.
Tuhan yang memelihara kita dan menyediakan segala kebutuhan kita.Tuhan juga telah melengkapi kita dengan kepandaian & kebijaksanaan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan kita.Tetapi apakah Anda hanya tinggal diam di kamar tidur sepanjang hari? Tentu tidak kan..?
7) Anda terlalu memaksa, saya tidak mau membeli dari Anda
Jika Anda tidak ingin membelinya dari saya, tidak masalah.Jika saya terlalu mendesak Anda, saya mohon maaf. Tidaklah penting bahwa Anda membeli asuransi ini dari saya, tetapi saya mohon setelah Anda membaca ini, tolong segera angkat telpon Anda dan panggilah agen lain.
Saya mohon maaf sekali lagi kalau saya telah berbuat kesalahan, kadangkala saya tanpa sadar terlalu memaksa calon klien.Namun saya benar-benar tulus & jujur melakukannya.
Ketika anak saya menolak minum obat ketika dia sakit, saya akan memaksanya walaupun dia tidak suka. Demi kebaikan dia karena saya tahu bahwa setelah makan obat dia akan sembuh. Saya juga melakukan hal yang sama sekarang, saya memaksa Anda demi kebaikan Anda sendiri.
Apakah Anda pernah melihat dokter yang memaksa pasiennya untuk menjalani operasi ? Mereka percaya dan yakin pada apa yang mereka lakukan, demikian juga saya percaya & yakin pada apa yang saya lakukan. Saya percaya dengan tulus bahwa semua orang memerlukan asuransi.
Uang
8) Teman saya juga agen lho, aku akan ambil dari dia
Jikalau Anda memiliki teman baik yang juga menjadi agen asuransi jiwa, seharusnya saat ini Anda telah memiliki polis asuransi.Ketika ternyata Anda belum memiliki polis asuransi, maka orang tersebut bukanlah sahabat sejati Anda, tetapi sayalah teman Anda.
Yang namanya temen sejati adalah orang yang bisa bantu kita pada saat kita kesusahan. Kalo kita masuk rumah sakit, biasanya teman kita bawa buah, agen asuransi bawa duit. Saya ingin menjadi teman yang memaksa Anda untuk menandatangani surat pengajuan polis saat ini yang akan memberikan jaminan keamanan bagi keluarga Anda.
9) Asuransi bertentangan dengan agama saya
Sahabat netter, berapakah uang yang biasa Anda gunakan untuk kebutuhan makanan sehari-hari keluarga Anda ?
Jika Rp 50 ribu per hari atau setahunnya setara dengan Rp  50 ribu x 365 hari = Rp 18,5  juta rupiah. Dengan demikian, jika Anda membeli program asuransi senilai 200 juta rupiah, maka ini akan menyediakan cukup untuk makan keluarga Anda selama 10 tahun mendatang.
Apakah Tuhan akan menghukum Anda karena Anda telah menyediakan makanan untuk keluarga Anda jika Anda meninggal dunia atau cacat tetap ?Tidak ada agama yang menyatakan bahwa membeli asuransi jiwa itu bertentangan dengan agama.
Menurut agama Islam, dosa hukumnya jika Anda tidak menyediakan kebutuhan keluarga Anda walaupun Anda sedang tidak berada di sekitar mereka.
Ada seseorang sahabat yang mengatakan bahwa asuransi bertentangan dengan agamanya dan ia tidak ingin membeli polis apapun.
Ia menjalankan sebuah usaha. Setiap kali saya melakukan perjalanan ke luar kota, saya akan mampir ke rumah makan tersebut untuk minum teh dan makan, semabari beristirahat.
Suatu hari ketika saya mampir ke sana, saya melihatnya berjalan pincang saat melayani saya. Saya menanyakan apa yang terjadi. ia berkata bahwa baru 3 bulan sebelumnya ia menjalani operasi by pass jantung. saya menasihati dia agar beristirahat, namun ia mengatakan bahwa ia harus membuka usahanya selama 24 jam sehari untuk membayar hutang-hutangnya. ia terpaksa harus meminjam uang sebesar 150 juta rupiah kepada sanak saudaranya untuk biaya operasi tersebut.
Saya menanyakan di mana istrinya berada?Ia mengatakan bahwa istrinya sedang berjualan makanan di kantin sekolah agar mendapatkan uang tambahan untuk membayar pinjamannya.
Ia berkata bahwa ia menyesali keputusannya untuk tidak mengikuti program asuransi yang saya tawarkan pada saat sebelum semua hal tersebut terjadi. Jika ia membeli program asuransi tersebut ia tidak perlu membuka rumah makannya selama 24 jam dan menderita untuk melunasi hutangnya.
Ia mengatakan lagi bahwa Ia juga tidak berani membayangkan apa yang akan terjadi dengan keluarganya jika ia meninggal dalam operasi. bagaimana cara keluarganya harus melunasi hutang-hutangnya. Orang inilah yang mengatakan kepada saya bahwa ia tidak tertarik untuk membeli asuransi, hanya karena hal itu bertentangan dengan agamanya.
hujan
Ia berkata “Saya telah menerima informasi yang salah yang mengatakan bahwa asuransi jiwa bertentangan dengan agama saya. sekarang saya merasa bahwa justru dengan saya tidak membeli asuransi jiwa itulah bertentangan dengan agama saya, karena saya telah membuat keluarga saya menderita dan membuat istri saya terpaksa harus mengemis pada keluarganya untuk membiayai operasi saya. saya telah membuat dia susah”.
Jadi apapun alasan Anda …. Memiliki sebuah Polis Asuransi adalah Pilihan Cerdas.


Inilah diantara alasan mereka menolak asuransi berikut jawabannya

1. Saya tidak punya uang untuk beli asuransi
Jika anda tidak mampu membayar semua tagihan saat anda sehat dan dapat bekerja, bagaimana mungkin anda dapat membayarnya saat anda sakit? Asuransi adalah rekening AJAIB yang akan mengurus pembayaran semua tagihan dan kebutuhan keluarga jika anda menderita sakti kritis, cacat tetap, atau meninggal dunia.
Asuransi harus menjadi prioritas pertama.
2. Saya masih punya cicilan kridit rumah/kendaraan
Ketika anda memiliki kridit rumah/kendaraan, anda harus terus menerus membayar sejumlah besar uang selama 10-15 th ke depan. Anda memang dapat membayarnya ketika anda masih hidup atau sehat.Tapi apakah keluarga anda bisa membayarnya ketika anda meninggal dunia atau mengalami cacat total? Marilah pastikan keluarga anda akan tetap tinggal di rumah yang indah, rumah yang telah anda berikan bagi mereka untuk selamanya.
3. Saya tidak butuh asuransi
Apakah menurut anda seorang yang menjadi cacat tetap karena suatu kejadian membutuhkan asuransi? Apakah orang yang terkena serangan jantung dan harus mengeluarkan uang 150 juta untuk biaya operasi membutuhkannya?Apakah orang yang meninggal membutuhkannya?
Ya !mereka membutuhkannya tetapi tidak dapat membelinya pada saat itu. Asuransi harus dibeli pada saat anda tidak membutuhkannya.Karena anda hanya bisa membeli pada saat anda sehat. Jika anda tidak lolos kesehatan, maka anda tidak akan dapat membeli asuransi walaupun anda memiliki uang.
4. Saya diskusikan dulu dengan istri saya
Asuransi adalah hadiah yang terbaik yang anda berikan untuk istri anda. Anda tidak perlu mendiskusikan dengannya.Anda dapat langsung membelinya. Setelah anda menerima polis barulah anda katakan pada istri : “ kekasihku, sepanjang masa hidupku aku akan menjaga dan mencukupi segala kebutuhan keluarga, makanan, pakaian, tempat tinggal, dan pendidikan anak. Tapi jika suatu hari nanti saya meninggal maka polis ini akan mencukupi kebutuhan keluarga kita. Sebesar inilah cintaku padamu dan pada keluarga” itulah bukti cin ta anda. Istri anda akan semakin mencintai anda.
5. Saya akan membandingkan dengan asuransi lain
Ini adalah gagasan yang baik. Tapi tahukah anda berapa puluh perusahan asuransi?
Jika terjadi sesuatu selama masa anda membanding-bandingkan semua
perusahaan?Bukankah sebaiknya anda sudah dilindungi terlebih dulu?
6. Biarlah Allah yang menyediakan semua
Ya..anda benar.Allah telah memelihara dan menyediakan segala kebutuhan manusia.
Tapi apakah anda hanya tinggal diam di kamar sepajang hari? Tentu tidak kan?
Anda perlu bekerja dan merencanakan keuangan anda.
7. Anda terlalu memaksa saya tidak mau membeli
Ketika anak saya sakit saya akan memaksanya minum obat walaupun dia tidak suka.
Demi kebaikan dia karena saya tahu setelah minum obat insyaAllah akan sembuh.
Saya melakukan hal yang sama kepada anda demi kebaikan masa depan anda dan
keluarga anda. Saya percaya bahwa semua orang butuh asuransi.
8. Teman saya juga agen asuransi
Jika anda memiliki teman yang baik seharusnya anda sudah punya polis. Yang
namanya teman sejati adalah yang bisa bantu anda pada saat dalam kesusahan.
Kalau anda masuk rumah sakit. Biasanya teman anda akan membawakan
buah-buahan sedangkan saya membawa uang.
9. Saya punya uang banyak. Keluarga saya mampu kok.Gak perlu khawatirjika saya meninggal.
Apakah anda bisa menjamin 100 % bahwa harta anda dan keluarga anda akanaman dari kehancuran, kehilangan, kebangkrutan usaha?Tidak ada yang berani mengatakan pasti.Jika anda punya tabungan, sampai kapan keluarga anda bisa bertahan memanfaatkannya? Kalau keluarga anda mampu, apakah ketika anda
meninggal mereka akan menanggung kebutuhan keluarga anda selamanya?
10. Asuransi bertentangan dengan agama
Apakah Allah akan menghukum anda karena telah menyediakan makanan untuk
keluarga anda jika anda meninggal atau cacat tetap? Bahkan dosa hukumnya jika anda tidak menyediakan kebutuhan keluarga anda.
bagaimana setelah anda mengetahui manfaat asuransi dan jawaban atas penolaka mereka? masih ada keragua-raguan untuk tidak bergabung?
mudah-mudahan Allah memberi jalan kepada kita untuk memutuskan keputusan yang lebih baik dan bijak.

 Asuransi???Hmmm...ntar dulu deh..... Itu mungkin komentar kita jika ada agen asuransi yang menawarkan produk-produk asuransi kepada kita. Ada banyak hal yang membuat kita ( masyarakat ) takut untuk membeli produk-produk asuransi. Pada posting kali ini saya coba mengulas beberapa hal yang membuat masyarakat takut membeli produk asuransi.

1. Belum merasa butuh asuransi.
Pada poin ini, banyak orang yang merasa dirinya tidak membutuhkan perlindungan, kebanyakan alasan mereka adalah :
  • Masih muda, maka mereka merasa masih bisa hidup lama. Sehingga mereka menolak untuk membeli polis asuransi jiwa misalnya. Untuk masyarakat golongan ini, mereka mungkin tidak sadar bahwa kematian bisa terjadi sewaktu-waktu.
  • Belum punya uang, mereka keberatan dengan beban premi yang wajib dibayarkan jika memiliki polis asuransi.
  • Masih sehat, mereka berpikiran bahwa memiliki polis asuransi jika mereka sudah sakit-sakitan, sehingga bermanfaat bagi mereka.
  • Belum memikirkan masalah warisan. Persepsi masyarakat akan warisan adalah sejumlah aset yang akan diberikan kepada keturunannya ketika nanti mereka meninggal. Biasanya berupa tanah atau rumah.
2. Ketidakpercayaan dengan perusahaan pengelola asuransi.
Banyak kejadian buruk yang dialami oleh masyarakat yang telah memiliki polis asuransi, sehingga berdampak pada masyarakat lain. Misalnya:
  • Perusahaan asuransinya dilikuidasi / bangkrut.
  • Uang premi dibawa kabur oleh agen.
  • Claim yang lama turunnya atau malah tidak turun sama sekali.
  • Ada yang mau menambahkan??
3. Kesadaran akan pentingnya perlindungan.
Poin ini mungkin berhubungan dengan poin pertama diatas. Kesadaran akan pentingnya perlindungan akan yang dimiliki seseorang belumlah merata. Banyak orang diluar sana yang merasa bahwa membeli produk asuransi seperti dirampok, karena beranggapan uang mereka akan hilang.

Mungkin masih ada lagi ketakutan lain yang belum saya tulis. Diantara anda mungkin ingin menambahkan pengalaman anda tentang asuransi baik jika dibagikan kepada saya dan pembaca lain.

Yah... semua kembali pada pendapat anda tentang asuransi.Mau mengatakan asuransi itu penting, silahkan.ma menolak juga silahkan. Tetapi mungkin yang sebaiknya kita lakukan adalah tetap menyikapi dengan positif ketika ada agen asuransi yang menawarkan produknya.Pelajari dengan seksama siapa tahu ada produk yang menguntungkan bagi kita.

Jumat, 11 Oktober 2013

DBS TIPS

NABUNG 25 TAHUN BISA KAYA ?

Ok, bagi mereka yang membaca tulisan ini tentu paling sedikit pernah menyimpan uangnya di bank, baik berupa tabungan, deposito dan lain sebagainya. Bank yang "menyimpan" duit atau "investasi" anda ini diwajibkan oleh hukum untuk menyertakan bunga bagi investasi yang anda "simpan" di bank tersebut. Pendapat atau definisi orang tentang bunga agak berbeda-beda walaupun pada dasarnya, ya, berputar-putar di situ juga definisinya. Ada yang melihat bunga sebagai biaya sewa oleh bank untuk "pemakaian" uang anda selama di bank tersebut. Ada juga yang melihat bunga adalah "ganti rugi" sebagai akibat berkurangnya daya beli uang tersebut di masa mendatang pada saat anda mengambil uang tersebut. Karena kita mengetahui bahwa Rp. 100.000,- yang ada punya hari ini belum tentu dapat membeli sebuah barang yang sama di kemudian hari, karena adanya kecenderungan penurunan nilai mata uang akibat inflasi. Mangkannya itu daripada di simpan di bawah bantal atau dibalik BH atau kutang (ibu-ibu jaman baheula biasanya menyimpan duit mereka di kutang, ntah sekarang ya!), tak ada salahnya kalau uang tersebut diinvestasikan atau minimal di simpan di bank.
MACAM-MACAM BUNGA
Terdapat 3 macam bunga yang saya ketahui yaitu Bunga Sederhana (Simple Interest), Bunga diskon (Discount Interest), dan juga Bunga Majemuk (Compound Interest), namun yang akan saya paparkan di sini hanya dua saja yaitu yang Simple Interest dan yang Compound Interest dengan pendalaman atau fokus pada Compound Interest karena bunga majemuk ini yang paling sering dijumpai terutama kalau kita menitipkan duit kita di bank. Ok kita langsung mulai aja, yuk!
Bunga Sederhana (Simple Interest)
Bunga sederhana ini adalah bunga dengan kalkulasi satu kali saja. Bunga ini biasanya di bayar diakhir periode perjanjian atau kontrak. Bunga yang dibayarpun juga sesuai dengan tingkat bunga yang sesuai dengan perjanjian atau kontrak. Perhitungan bunga ini sangat sederhana, anak SD kelas 6 pun mungkin juga bisa menghitungnya. Rumus yang dipakai adalah:
rumus
di mana I adalah jumlah bunga yang dibayarkan, P adalah pokok simpanan kita, r adalah tingkat bunga menurut kontrak/perjanjian, sedangkan t adalah lamanya waktu simpanan kita.
Kebanyakan investasi pada saat ini tidak lagi menggunakan sistem penghitungan bunga sederhana seperti ini. Hanya beberapa tipe obligasi saja yang masih menggunakan penghitungan bunga seperti ini.
Contoh dari bunga seperti ini adalah misalnya sebuah obligasi dengan bunga % yang mempunyai harga face value $1000 dan bunga dibayarkan setiap tahun atau sebesar $125 per tahun. Setelah lima tahun total bunga yang dibayarkan adalah:
I = 1000 X 0,125 X 5 = $625
Mudah sekali bukan?
Bunga Majemuk (Compound Interest)
Bunga majemuk ini adalah bunga yang didapatkan dari sebuah investasi yang dibayarkan pada interval waktu yang seragam. Semua bunga yang dibayarkan adalah dihitung berdasarkan pokok simpanan ditambah dengan akumulasi bunga yang didapat sebelumnya
Contoh misalnya sebuah simpanan $100 yang mendapat bunga 10% per tahun yang dibayarkan per tahun. Tabel berikut ini menunjukkan bagaimana simpanan kita berbunga berdasarkan perhitungan bunga majemuk ini
Tahun ke: Saldo Awal: Bunga yang Didapat: Saldo Akhir:
1 100 100 X 0,1 = 10 110
2 110 110 X 0,1 = 11 121
3 121 121 X 0,1 = 12,1 133,1
4 133,1 133,1 X 0,1 = 13,31 146,41
5 146,41 146,41 X 0,1 = 14,64 161.05
Kalau menggunakan bunga sederhana maka bunga akan didapat sebesar I = 100 X 0,1 X 5 = $50. Sedangkan jikalau menggunakan bunga majemuk didapatkan bunga sebesar $61,05 atau lebih besar $11.05 daripada menggunakan bunga sederhana. Saldo akhir dengan bunga majemuk di atas dapat dihitung dengan rumus:
rumus2 Jadi kasus di atas dapat dihitung langsung dengan cara
rumus3atau A = $161.05.
Rumus di atas adalah untuk bunga majemuk yang dibayarkan setahun sekali oleh bank. Namun ada kalanya pula bank membayar 6 bulan sekali (semiannually), 3 bulan sekali (trimonthly) bahkan sebulan sekali (monthly), nah untuk yang tidak dibayarkan secara tahunan sebenarnya rumusnya sama saja, hanya dimodifikasi sedikit menjadi:
rumus4
Di mana A adalah saldo akhir investasi, P adalah pokok simpanan, rumus5adalah tingkat bunga setiap kali pembayaran atau r adalah tingkat bunga pokok per tahun dan m adalah jumlah berapa kali pembayaran/pemajemukan (compounding) serta t adalah jumlah tahun pinjaman atau tahun pemajemukan.
Misalnya contoh $750 diinvestasikan pada bunga 8% per tahun selama 5 tahun dengan bunga dibayarkan perbulan. Jadi tinggal kita masukkan saja ke dalam rumus di atas:
rumus6= $1117,38
Tidak sulit bukan? Pada dasarnya, secara teoritis (catat: secara teoritis bukan secara praktis!) bank dapat membayarkan bunga per minggu, per hari, per jam, per menit, per detik, per sepuluh detik, atau bahkan terus menerus secara kontinu, namun sebelumnya coba kita bandingkan dulu hasil di atas jika bank membayarkan bunga secara tahunan!
rumus7= $1101,99
Nah, sekarang bagaimana kalau bunga dibayarkan harian? Hasilnya akan sebagai berikut:
rumus8= $1118,82
Di sini kita melihat bahwa jikalau bunga dibayarkan tahunan maka total saldo investasi akhir adalah $1101,99 sedangkan jikalau bunga dibayar bulanan, saldo akhir adalah $1117,38 dan kalau bunga dibayar harian, saldo akhirnya $1118,82, di sini kita melihat bahwa semakin sering bunga dibayarkan, kita melihat bahwa saldo akhir semakin besar atau semakin 'menguntungkan', tapi di sini kita juga melihat bahwa semakin sering bunga dibayarkan perbedaan marginnya semakin tipis. Perbedaan antara per hari dan per bulan jauh lebih sedikit dibandingkan antara per bulan dan per tahun. Ini menandakan bahwa andaikan bank membayarkan bunganya terus menerus secara kontinu (misalkan bunga dibayarkan lebih cepat daripada setiap detakan jantung! bukan berarti bank akan mengeluarkan duit yang tak terhingga banyaknya yang akan membuat bank terssebut bangkrut, bukan begitu! Karena semakin sering bank membayarkan bunga (berdasarkan bunga majemuk) semakin dekat ia pada suatu limit jumlah tertentu. Kenapa demikian? Karena andaikan misalnya andaikan bank menetapkan tarif bunga 100% per tahun selama setahun maka andaikan bank membayarkan bunga begitu cepatnya hingga frekuensi pembayarannya mendekati "tak terhingga" maka faktor rumus9pada rumus penghitungan bunga majemuk di atas akan berubah menjadi rumus10, dan tentu saja kita mengetahui bahwa:
rumus11
inilah yang didefinisikan dalam matematika sebagai konstanta 'e' atau sama dengan 2,7182. Jadi walaupun sesering apapun bunga yang dibayarkan (bahkan terus menerus secara kontinu) tidak akan menghasilkan angka yang tak terhingga. Dengan kata lain, andaikan bank memberikan tarif bunga 100% per tahun untuk 1 tahunpun dan andaikan bunga dibayar terus meneruspun maka saldo akhir investasi kita tidak akan melebihi 2,7182 kali dari investasi awal kita!
BUNGA EFEKTIF
Bunga efektif ini terjadi karena adanya sistem bunga majemuk yang saya paparkan di postingan bagian pertama. Ok, tanpa bertele-tele langsung saja kita lihat contoh berikut. Misalkan $100 diinvestasikan selama 1 tahun dengan bunga 10% per tahun. Untuk itu mari kita lihat tabel berikut ini:
Bunga Dibayar m kali Saldo Akhir Setelah Setahun Bunga Yang Didapat Tingkat Bunga Efektif
1 110 10 10%
2 110,25 10,25 10,25%
4 110,38 10,38 10,38%
12 110,47 10,47 10,47%
52 110,51 10,51 10,51%
365 110,52 10,52 10,52%
Di sini kita melihat bahwa, tarif bunga 10% per tahun yang ditetapkan oleh bank adalah tarif bunga nominal, sedangkan tarif bunga efektif adalah tarif bunga berdasarkan jumlah bunga yang kita terima di akhir tahun (periode). Kita melihat andaikan bunga dibayarkan sekali, maka tarif nominalnya sama dengan tarif (bunga) efektifnya (10%). Sedangkan Jikalau bunga dibayarkan dua kali (setiap enam bulan) maka tarif efektifnya adalah 10,25%. Begitu pula selanjutnya, di sini kita melihat bahwa semakin sering bunga dibayar semakin besar tarif bunga efektifnya, namun marginnya semakin kecil.
Sebenarnya tarif bunga efektif seperti di atas dapat dicari lewat penurunan rumus berikut ini:
rumus12
P dan t dapat dicoret dari ruas kiri dan kanan, menjadi:
rumus13
maka rumus akhir untuk mencari tarif bunga efektif adalah:
rumus14
rumus15adalah tarif bunga efektif, r adalah tarif bunga pertahun sedangkan m adalah berapa kali pembayaran bunga per tahun. Maka menurut rumus yang di’stabilo’ merah muda di atas, tarif bunga efektifnya adalah:
rumus16= 0,1047 atau 10,47%
Sebagai contoh kita ambil salah satu kasus dari tabel di atas yaitu yang pembayaran bunganya sebanyak 12 kali dalam setahun.
Untuk tarif bunga efektif yang bunganya dibayarkan terus menerus (yang tentu saja hanya teoritis), maka rumus17dari rumus di atas diganti dengan (dengan e sebesar 2,7182), menjadikan rumus akhirnya adalah:
rumus18
Ok, silahkan anda mencobanya sendiri menggunakan rumus di atas untuk mencari tarif bunga efektif untuk masing-masing plan pembayaran bunga seperti tabel di atas.
Waktu Penggandaan (Doubling Time and Multiplying Time)
Biasanya dalam kita memilih investasi, fokus utamanya selain amannya investasi tersebut juga seberapa besar return yang kita dapat pada investasi tersebut. OK lah, sekarang mari kita fokus pada return yang akan kita dapat saja, andaikan kita dihadapkan pada investasi yang menghasilkan bunga 6% dan 10% tentu semua juga bisa melihat bahwa investasi yang 10% lebih menghasilkan atau 'menguntungkan'. Namun sekarang kalau kita ingin menganalisis secara sederhana seberapa besar sih sebenarnya return dari bunga 6% itu, atau 10% itu maka Waktu Penggandaan atau Doubling Time dapat menggambarkan secara psikologis seberapa besar sebuah return tersebut. Doubling Time adalah lamanya waktu yang diperlukan bagi sebuah investasi untuk mencapai jumlah dua kali lipat dari investasi awal kita. Misalnya kita berinvestasi sebesar $5.000 dengan bunga sebesar 6% per tahun, maka doubling time adalah berapa waktu atau tahun yang diperlukan bagi investasi kita untuk mencapai $10.000. Selain doubling time tentu saja ada tripling time yaitu waktu yang diperlukan untuk investasi kita agar berlipat tiga. Juga ada quadrupling time, quintupling time, dsb. Namun yang paling penting adalah doubling time. Doubling time ini dan juga multiplying time yang lain, tidak tergantung dari jumlah uang yang diinvestasikan tapi semata-mata hanya berpengaruh besar pada bunga yang ditawarkan investasi tersebut. Sedangkan jumlah berapa kali bunga dibayar selama setahun oleh bank juga mempengaruhi doubling time ini walaupun tidak begitu signifikan. Mari kita ambil contoh di atas, maka menghitung doubling time-nya adalah sebagai berikut (misalkan bunga dibayarkan perbulan oleh bank):
rumus19
maka agar investasi menjadi dua kali lipat tentu A = 2P,
rumus20
t = 11,53 tahun
Kalau misalnya cara tersebut terlalu panjang, ada rumus yang lebih praktis dengan tentu saja memakai kalkulator. Rumus ini persis sama 100% dengan langkah-langkah di atas, hanya sudah 'diperingkas' menjadi sebuah rumus saja:
doubling time = rumus21
(tentu r adalah tingkat bunga pertahun dan m adalah jumlah berapa kali bunga dibayar dalam setahun)
Jikalau dengan memakai rumus tersebut hasil yang didapat adalah 11,58 tahun. Perbedaan sebesar 0,05 tahun atau sebesar 18 hari adalah akibat faktor pembulatan pada metode perhitungan di atas. Namun perbedaan 18 hari dalam 11,58 tahun tidak menjadi masalah karena doubling time ini hanya untuk perkiraan saja dan tidak ada hubungannya dengan keuntungan atau kerugian ekonomis secara langsung. Sebenarnya ada lagi rumus yang lebih singkat berdasarkan asumsi bahwa bunga dibayarkan terus menerus (kontinu). Walaupun tentu saja terdapat deviasi dengan hasil rumus di atas, namun rumus ini cukup representatif dalam memperkirakan doubling time:
doubling time = rumus22 Hasilnya silahkan anda coba.

Untuk tripling time, quadrupling time, dan sebagainya cukup menggantikan ln(2), dengan ln(3), ln(4), dan sebagainya.
Hukum 70 (The Law of 70)
Hukum 70 ini sebenarnya adalah juga untuk memperkirakan doubling time, namun caranya praktis sekali dan cukup menggunakan kalkulator sayur! (Tidak perlu kalkulator saintifik yang ada natural logarithm-nya). Rumus sederhana yang kreatif ini adalah sebagai berikut (yang sebenarnya adalah modifikasi dari rumus rumus23 diatas:
doubling time = rumus24 , dengan i adalah tingkat bunga pertahun dalam persen (bukan dalam desimal!). Ide dari Hukum 70 ini sangat sederhana, yaitu berangkat dari fakta bahwa ln(2) = 0,6913 atau dibulatkan menjadi 0,70. Lalu 0,70 ini dikalikan dengan 100% yang menghasilkan 70% tentu saja. Jadi kita coba saja dengan contoh yang sudah ada (70% dibagi dengan 6%/tahun):
doubling time = rumus25 = 11,66 tahun, cukup representatif untuk memperkirakan doubling time dan lebih mudah bukan? Untuk tripling time cukup mengganti angka 70 dengan angka 110, karena ln(3) = 1,0986 dan kalau dikalikan 100% maka akan dibulatkan menjadi 110%. Tapi untuk itu namanya harus diganti dari Hukum 70 (The Law of 70) menjadi Hukum 110 (The Law of 110), agar sesuai dengan namanya! Hehehe..... Untuk quadrupling time dan seterusnya silahkan berkreatif ria sendiri!